Gading, Mahar Kawin Orang Lamaholot



Sumber foto: lamalerakoteklema.blogspot.com
“Pa Guru, kalau mau cari istri orang sini mudah saja, di Sumatera pasti banyak gajah ko?” Saya bisa tertawa geli sendiri jika ingat-ingat candaan dari seorang teman tadi. Tapi yang dikatakanntya itu memang fakta, bukan candaan. Aturan ini berlaku dalam adat etnis Lamaholot, bila anda ingin menikahi seorang gadis dari suku Lamaholot, mahar atau mas kawinnya berupa gading gajah.

Etnis Lamaholot dikenal sebagai etnis yang sangat kental akan adat dan budayanya. Etnis ini mendiami Flores Timur daratan, Pulau Adonara, Pulau Solor, Pulau Lembata dan Pulau Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Etnis ini sangat menjunjung tinggi kearifan lokal, jangan heran masih banyak prosesi atau ritual adat yang masih dilakukan hingga kini, termasuk persoalan pernikahan.

Saya pernah berkesempatan menginjakkan kaki di tanah Lembata, salah satu daerah yang banyak didiami penduduk etnis Lamaholot. Tepatnya tahun lalu, saya menjadi salah seorang pendidik di daerah pedalaman Lembata. Selama satu tahun di sana saya terkesima dengan  begitu taatnya penduduk terhadap adat yang berlaku. Hal yang mungkin langka terjadi di kawasan Indonesia lainnya.
Baca selengkapnya »

E-learning: Guru, Siswa dan Teknologi

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong lahirnya begitu banyak inovasi untuk memudahkan aktivitas manusia. Tak terkecuali di dunia pendidikan. Kini  proses belajar mengajar semakin efektif dan menarik dengan lahirnya media pembelajaran perangkat lunak bernama e-learning.

Apa itu e-learning? Electronic learning (biasa disingkat: e-learning) adalah cara baru dalam dunia belajar-mengajar. Menurut Hartley (2001), e-learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media internet, intranet atau media jaringan komputer lain.

Kehadiran e-learning telah mengubah cara belajar mengajar konvensional, yang selama ini lewat tatap muka di ruang kelas menjadi pembelajaran berbasis internet atau online. Sebagai gambaran, seorang guru tidak perlu menjelaskan tentang materi pelajaran di depan kelas. Guru cukup menampilkan materi via Learning Management System (LMS) sebagai kelas virtual. Materi tersebut bisa dalam bentuk modul yang dilengkapi dengan multimedia pendukung seperti gambar dan video yang memperkuat isi materi. Dalam ruang kelas virtual ini tersebut juga dilengkapi dengan aplikasi chat untuk sarana interaksi peserta didik dan pembelajar.
Baca selengkapnya »

Islam Melarang Kita Korupsi



Ilustrasi
Apa yang anda bayangkan jika mendengar kata korupsi? Pasti banyak pemikiran negatif yang menggantung di kepala. Mulai dari seorang Kepala Daerah yang memperkaya diri dengan mengambil hak rakyatnya, Hakim yang berlaku tidak adik karena menerima suap, hingga Wakil Rakyat yang bermain anggaran untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

Masih banyak lagi contoh kezaliman manusia dan perbuatan korupnya. Tiap harinya kita mendengar lewat media cetak dan elektronik ada saja Pejabat publik yang tersandung kasus korupsi. Kerugian negara akibat ulah para Koruptor juga tak tanggung-tanggung mulai dari nominal jutaan, milyaran hingga trilyunan Rupiah.

Korupsi hanyalah sebuah kata sederhana namun memiliki banyak arti. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia kata korupsi bermaknakan perbuatan menggunakan kekuasaan untuk kepentingan sendiri. Secara harfiah korupsi ialah kebusukan, keburukan, kebejatan, ketidakjujuran, dapat disuap, tidak bermoral, penyimpangan dari kesucian, kata-kata atau ucapan yang menghina atau memfitnah.
Baca selengkapnya »