TEORI LATIHAN & DASAR-DASAR LATIHAN
A. Pengertian Latihan
1.      Proses penyempurnaan  berolahraga melalui pendekatan Ilmiah, khusus pada prinsip-prinsip pendidikan secara teratur & terencana sehingga mempertinggi kemampuan dan kesiapan Olahragawan (Hare,1982)
2.      Program Pengembangan Atlet untuk bertanding berupa peningkatan keterampilan  dan kapasitas energi (Bompa 1999,394)
3.      Proses yang sistematis untuk  meningkatkan kebugaran Atlet sesuai cabang Olaraga yg dipilih (Thomson,1993,61)
Berdasarkan pengertian tersebut bahwa pada Hakekatnya Latihan Olahraga
·         Proses sistematis untuk menyempurnakan kualitas kinerja Atlet berupa kebugaran, keterampilan dan kapasitas energy
·         Memperhatikan aspek pendidikan
·         Mengunakan pendekatan Ilmiah

(Piramida pembinaan prestasi Pemasalan-Pembibitan-Prestasi)
1.      Olahraga Rekreatif/masyarakat/tradisional (Biomotor)
2.      Atlet keterampilan dasar (club/sekolah) Peningkatan Prestasi
3.      Atlet berketerampilan menengah kompetisi Nasional Prestasi
4.      Berketerampilan tinggi (TimNas) Prestasi tinggi (rekor)

Baca selengkapnya »

Teknik Dasar Permainan Bola Basket


Teknik Dasar Permainan Bola Basket
1. Dribbling (Menggiring bola)
Dribbling atau memantul-mantulkan bola (membawa bola) dapat dilakukan dengan sikapberhenti, berjalan atau berlari. Pelaksanaannya dapat dikerjakan dengan tangan kanan atau tangan kiri,  seperti :
1. Dribble rendah
2. Dribble tinggi
3. Dribble lambat
4. Dribble cepat

2. Passing (Mengoper bola)
Macam-macam passing/operan dengan dua tangan :
1. The two hand chest pass : operan setinggi dada/ tolakan dada
2. The over head pass : operan atas kepala
3. The bounce pass : operan pantulan
4. The under hand passa : operan ayunan bawah
Macam-macam operan dengan satu tangan :
1. The side arm pass/the base ball pass : operan samping
2. The lop pass : operan lambung
3. The back pass : operan gaetan
4. The jump hand pass : operan lompat
Lemparan tolakan dada dengan dua tangan
Lemparan atau operan ini merupakan lemparan yang sangat banyak dilakukan dalam permainan. Lemparan ini sangat bermanfaat untuk operan jarak pendek dengan perhitungan demi kecepatan dan kecermatan dan kawan penerima bola tidak dijaga dengan dekat. Jarak lemparan ini antara 5 sampai 7 meter.

Baca selengkapnya »

Kendala Guru Penjas



GURU PENJAS DAN KENDALA  SARANA  DAN PRASARANA

Seringkali seorang guru Pendidikan Jasmani atau penjas mengeluhkan keadaan sarana dan prasarana sekolah tempat ia mengajar. Terkadang, seorang guru penjas harus “bertengkar” dengan kepala sekolah atau kepsek untuk menyediakan fasilitas olahraga di sekolah. Sementara menurut pemikiran sebagian orang, pelajaran penjas tidak begitu penting, mengingat pelajaran tersebut tidak masuk dalam ujian nasional (UN) atau ujian akhir berstandar nasional (UASBN). Jadilah pelajaran penjas menjadi “anak tiri” di sekolah, sehingga kurang mendapat perhatian yang serius.

Kita tidak perlu menjelaskan panjang lebar tentang peran sentral pelajaran penjas dalam mendukung proses pendidikan secara menyeluruh. Tulisan ini lebih menekankan peran guru penjas, agar lebih kreatif dan inovatif untuk memodifikasi pembelajaran penjas dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah. Harus disadari bahwa sarana dan prasarana olahraga di sekolah sangat bervariasi antara satu sekolah dengan sekolah lainnya. Jika sekolah memiliki fasilitas olahraga yang lengkap, sudah tentu tidak menjadi persoalan bagi sang guru. Masalahnya, kita masih menemukan sekolah dengan sarana dan prasarananya yang sangat terbatas. Menurut Undang-undang Sistem Keolahragaan Nasional (UU SKN) No. 3 Tahun 2005 pasal 20 dan 21 Sarana olahraga adalah peralatan dan perlengkapan yang digunakan untuk kegiatan olahraga. Sementara prasarana olahraga adalah tempat atau ruang termasuk lingkungan yang digunakan untuk kegiatan olahraga dan/ atau penyelenggaraan keolahragaan. 
Baca selengkapnya »

KELINCAHAN


Bentuk-bentuk Latihan Kebugaran Jasmani
1. Latihan Peningkatan Kelincahan
Kelincahan (agility) adalah kemampuan seseorang untuk dapat mengubah arah dengan cepat dan tepat pada waktu bergerak tanpa kehilangan keseimbangan. Kelincahan berkaitan dengan tingkat kelentukan. Tanpa kelentukan yang baik seseorang tidak dapat bergerak dengan lincah. Selain itu, faktor keseimbangan sangat berpengaruh terhadap kemampuan kelincahan seseorang. Bentuk-bentuk latihan kelincahan antara lain : lari bolak balik (shuttle – run), lari belak-belok (zig-zag), dan jongkok – berdiri (squat thrust).

A.    Latihan Mengubah gerak tubuh arah lurus (shuttle run)
1) Tujuannya : melatih mengubah gerak tubuh arah lurus.
2) Cara melakukannya adalah sebagai berikut :
a) Lari bolak-balik dilakukan dengan secepat mungkin sebanyak 6 – 8 kali (jarak 4 – 5 meter).
b) Setiap kali sampai pada suatu titik sebagai batas, si pelari harus secepatnya berusaha megubah arah untuk berlari menuju titik larinya.
 c) Perlu diperhatikan bahwa jarak antara kedua titik tidak boleh terlalu jauh, dan jumlah ulangan tidak terlampau banyak sehingga menyebabkan kelelahan bagi si pelari.
d) Dalam latihan ini yang diperhatikan ialah kemampuan mengubah arah dengan cepat pada waktu bergerak.
Baca selengkapnya »

Bleep Test


Multistage Fitnes Test (MFT)
Prosedur Tes MFT
Pelaksanaan tes dapat dilakukan dengan beberapa orang sekaligus, asalkan yang mengetes dapat mencatat dengan tepat dan cermat setiap tahapan tes serta dapat menghentikan dengan tepat sesuai dengan ketentuan. tes MFT sangatlah mudah dilakukan karena dibandingkan dengan tes-tes kebugaran lainnya tes ini tidak rumit dalam pelaksanaannya. tes ini mengukur koordinasi jantung, paru dan pembuluh dara atau dengan kata lain Cardiovascular. ketika seseorang memiliki Cardiovascular yang baik dan kuat maka kebugarannya dapat dikatakan kuat pula.
Mekanisme Tes MFT
peserta tes akan berlari sejauh 20M secara bolak balik. peserta yang tidak kuat akan diberhentikan. dalam tes ini terdapat 21 tingkatan denagan 16 balikan semakin tinggi tingkatannya maka semakin baik Cardiovascular orang tersebut.
Baca selengkapnya »

Artikel Ilmiah


TINGKAT KAPASITAS VITAL PARU WASIT SEPAKBOLA C-1 DAN C-2 KOTA BANDA ACEH TAHUN 2012


Rizki Zulfitri *)

Abstrak: Penelitian yang berjudul:“Tingkat kapasitas Vital Paru Wasit Sepakbola C-1 dan C-2 Kota Banda Aceh Tahun 2012”. Wasit harus selalu fokus dan dalam keadaan fisik yang prima sepanjang pertandingan, mengikuti laju pemain dan bola sedekat mungkin sehingga tak ada hal  yang luput dari perhatian wasit. Seorang wasit dituntut mempunyai kebugaran jasmani yang baik serta menjaga kebugaran fisiknya dengan melakukan latihan-latihan peningkatan kondisi fisik secara rutin. Semakin baik kebugaran jasmani seorang wasit maka semakin baik pula vo2 max atau kemampuan kapasitas vital parunya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Seberapa tinggi Tingkat Kapasitas Vital Paru Wasit Sepakbola C-1 dan C-2 Kota Banda Aceh Tahun 2012. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini tidak lepas dari permasalahan yang ada, untuk mengetahui Tingkat Kapasitas Vital Paru Wasit Sepakbola C-1 dan C-2 Kota Banda Aceh Tahun 2012. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wasit sepakbola dengan sertifikat C-1 dan C-2 Kota Banda Aceh yang berjumlah 13 orang. Dengan rinciannya Wasit yang berlisensi C-1 sebanyak 4 orang, sedangkan Wasit yang berlisensi C-2 sebanyak 9 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes. Tes yang di gunakan adalah tes kapasitas vital paru dengan menggunakan alat spirometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kapasitas vital paru pada wasit sepakbola C-1 dan C-2 kota Banda Aceh tahun 2012 mencapai 3453.85 ml dan termasuk kategori sedang, dengan kapasitas vital maksimal 4350 ml danminimal 2100 ml, yang termasuk dalam kategori baik sekali 0 orang dengan presentase (0%) dalam kategori baik 1 orang dengan presentase (7.69%)kategori sedang menunjukkan angka yang paling besar yaitu 6 pemain dengan presentase (46.15%), kategori kurang 5 orang dengan presentase (38.46%) dan kategori kurang sekali 1 orang dengan presentase (7.69%).

 Kata Kunci: Tingkat, Kapasitas Vital Paru, Wasit sepakbola

*) Alumni FKIP Universitas Syiah Kuala Darussalam-Banda Aceh
Baca selengkapnya »